Terima kasih telah berkunjung, Blog ini tercipta atas kerjasama kami dengan http://netkom-wifi.com
selaku distributor perangkat wireless terkemuka di tanah air.
Semoga dengan adanya tulisan-tulisan di blog ini bisa membantu anda dalam memahami dunia wireless.


Regards,


Cak Mad


NB :
Pingin sih buat Blog khusus tentang Korupsi, mengingat negara kita gak bisa Maju, faktor utamanya adalah Korupsi, karena Korupsi membuat hanya Pejabat saja yang Makmur, rakyat tetap terkubur, Korupsi membuat mental pelayanan publik menjadi memble, karena Birokrat kita hanya main gaple (sambil nunggu ceperan).












Saturday, September 29, 2007

Mengenal Perangkat Wireless RT-RW Net


Banyaknya pertanyaan yang diajukan ke penulis mengenai panduan peralatan yang dibutuhkan membuat RT RW Net, mendorong kami menuliskannya dalam blog ini,
pertama yang anda siapkan, adalah bahwa anda sudah memiliki koneksi internet Unlimited di tempat atau rumah yang akan dijadikan sebagai pemancar Wireless LAN(WLAN) anda.
Peralatan yang dibutuhkan antara lain :
1. Access Point








Fungsi Access Point ibaratnya sebagai Hub/Switch di jaringan lokal, yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal(ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya. Ada beberapa akses poin yang cocok direkomendasikan untuk transmitter anda, misal Senao Engenius, Ubiquty Bullet, Edimax, dan Routerboard Mikrotik.

2. Antena Omni









Untuk memperluas coverage area hingga beberapa Kilometer, anda memerlukan antena omni eksternal, meski ketika anda membeli access point sudah dilengkapi antena omni, namun belumlah cukup karena hanya berkekuatan sekitar 3-5dB, untuk memperluas area jangkauannya, anda memerlukan antena Omni eksternal, yang rata-rata berkekuatan 15dB.
Antena Omni ini memiliki pancaran atau radiasi 360 derajat, jadi cocok bisa menjangkau client dari arah mana saja. Merk Antena Omni yang direkomendasikan, adalah Hyperlink, Finetic, tapi jika dana anda terbatas tak ada salahnya anda melirik antena omni buatan lokal.

3. Box Access Point







Untuk melindungi access point anda, maka diperlukan pelindung berbentuk kotak, bisa terbuat dari plastik atau plat besi, rata-rata kotak ini sudah dilengkapi dengan kunci pengaman, dan box ini memang harus diletakkan persis di bawah antena.

4. Kabel Pigtail/Kabel Jumper








Kabel Pigtail atau kabel jumperl diperlukan untuk menghubungkan antara antena omni dengan dengan access point, perhatikan panjang maksimal yang diperlukan hanya 1 meter, selebih dari itu anda akan mengalami degradasi sinyal(loss dB) Pada kedua ujung kabel terdapat konektor dimana type konektor disesuaikan dengan konektor yang melekat pada access point anda.

5. POE (Power Over E
thernet)







Agar kabel listrik tidak dinaikkan ke atas untuk "menghidupkan" access point maka anda memerlukan alat "POE" ini yang fungsinya mengalirkan listrik melalui kabel ethernet atau kabel UTP/STP, dengan alat ini maka anda tidak perlu repot-repot lagi mengulur kabel listrik ke atas tower, lebih praktis dan hemat.

6. Kab
el UTP/STP






Meski namanya perangkat wireless, namun peranan kabel juga diperlukan, kabel UTP/STP ini diperlukan untuk menghubungkan antara access point dengan jaringan kabel pada LAN lokal anda, jadi di bawah dia bisa ditancapkan ke komputer Gateway/Router atau ke Hub/Switch, pilihlah kabel UTP/STP yang berkualitas baik guna meningkatkan kualitas arus listrik yang dilewatkan melalui POE.

7. Penangkal Petir (Lightning Arrester)





Sebagai pengaman dari petir mak
a anda memerlukan alat ini yang berfungsi menyalurkan kelebihan beban listrik saat petir menyambar ke kabel pembumian(grounding), komponen ini atau yang biasa dikenal dengan Lightning Arrested Protector ini dipasang pada kabel jumper antara perangkat access point dengan antena eksternal. Grounding untuk penangkal petir umumnya ditanam dengan batang tembaga hingga kedalaman beberapa meter sampai mencapai sumber air. Ingat grounding yang kurang baik akan menyebabkan perangkat wireless tetap rentan terhadap serangan petir.

8. Tower









Guna mendapatkan jangkauan area coverage yang maksimal, anda perlu menaikkan antena omni eksternal ke tempat yang tinggi agar client WLAN anda bisa menangkap sinyal radio anda dengan baik.

## PERANGKAT CLIENT WLAN ##

Pada sisi client, untuk menangkap sinyal dari "antena omni" anda maka perangkat client sbb :
1. Untuk Client yang jaraknya dari tempat pemancar kurang dari 1 KM, lebih ekonomis jika menggunakan Wajan Bolic, dimana pada perangkat tersebut biasanya sudah dilengkapi dengan USB Wifi, yang disambungkan dengan kabel UTP plus kabel extended USB, jadi langsung anda bisa menancapkannya ke komputer.



2. Apabila jarak client lebih dari 1 KM, anda membutuhkan 2 perangkat, pertama, access point dan kedua antena eksternal pengarah atau type grid untuk menangkap sinyal dari pemancar anda. Berikut rekomendasinya :
- Jarak 0-1 KM, pakailah wajan bolic lebih ekonomis
- Jarak 1-2 KM, Akses poin merk Edimax/Bullet Ubiquity/Linksys, antenanya anda bisa
pakai Yagi atau Backfire
- Jarak 2-3 KM, Akses poin merk Edimax/Bullet2/Linksys, antena Grid 24db
- Jarak 3-10 KM. Akses poin merk Senao SL2611/Mikrotik, antena Grid 24db
- Jarak 10 KM lebih, Akses poin merk Senao ECCB3220/Mikrotik, antena Grid
24db.

*Daftar harga bisa dilihat di www.netkom-wifi.com

Saturday, September 22, 2007

Wireless Command Lines in Linux


Pada kesempatan kali ini kami membahas berbagai perintah setting wireless di Linux, namun tidak semua card atau PCMCIA support dengan perintah-perintah di bawah ini :
*Untuk menghubungkan ke wireless LAN yang Open atau Secured by WEP (DHCP)
#iwconfig [interface] mode managed key [WEP key]
->Gantilah kata "interface" dengan nama interface anda yang lagi aktif saat ini, misal ath0, wlan0 atau eth1.
->WEP key, masukkanlah kata kuci WEP, 10 carakter hexadecimal untuk 64 bit dan 26 carakter untuk 128 bit.

#iwconfig essid "[ESSID]" ->Spesifikasi SSID dari suatu WLAN
#
dhclient [interface] -> untuk mendapatkan IP address, netmask, DNS server and default gateway dari akses poin

*Untuk menghubungkan ke wireless LAN yang Open atau Secured by WEP (IP Manual/Statis)
#iwconfig [interface] mode managed key [WEP key]

#iwconfig essid "[ESSID]"
#route add default gw [IP of default gateway] ->Masukkan Ip Address gatewaynya
#
echo nameserver [IP address of DNS server] >> /etc/resolve.conf, konfigurasikan AP ->Konfigurasikan DNS server anda
#
ping www.detik.com ->ping ke internet untuk uji koneksi

* Kumpulan perintah iwconfig
iwconfig [interface] mode master ->Menjadikan kartu PCMCIA dalam mode akses poin
#
iwconfig [interface] mode managed -> Menjadikan kartu PCMCIA anda dalam mode client pada jaringan wifi infrastruktur
# iwconfig [interface] mode ad-hoc ->Mengeset kartu anda sebagai anggota di jaringan wifi ad hoc tanpa akses poin
#
iwconfig [interface] mode monitor ->Mengeset kartu anda dalam mode monitor
#
iwconfig [interface] essid “your ssid_here” ->konfigurasikan ssid jaringan anda.
#
iwconfig [interface] key 1111-1111-1111-1111 (mengeset kunci WEP 128bit)
# iwconfig [interface] key 11111111 (mengeset kunci WEP 65 bit)
# iwconfig [interface] key off (menonaktifkan kunci WEP)
#iwconfig [interface] key open (menset sebagai open mode,tidak diperlukan autentikasi)
# iwconfig [interface] channel [channel no.] (menset sebuah channel 1-14)
#iwconfig [interface] channel auto (memilih channel otomatis)
#iwconfig [interface] freq 2.422G (menset channel dalam Ghz)
#

#iwconfig [interface] ap 11:11:11:11:11:11 (memaksa kartu untuk mendaftar ke alamat AP)

# iwconfig [interface] rate 11M (kartu akan menggunakan kecepatan tertentu)

# iwconfig [interface] rate auto (memilih kecepatan otomatis)

# iwconfig [interface] rate auto 5.5M (kartu akan menggunakan kecepatan tertentu dan kecepatan di bawahnya jika memang diperlukan)


*Perintah ifconfig

#ifconfig [interface] up (mengaktifkan kartu jaringan)

#ifconfig [interface] down (menonaktifkan kartu jaringan)

#

ifconfig [interface] [IP address] netmask [subnet-mask] (menset IP address dan subnet mask scr manual)

#

ifconfig [interface] hw ether [MAC] (Merubah MAC address kartu PCMCIA dalam format 11:11:11:11:11:11)