Terima kasih telah berkunjung, Blog ini tercipta atas kerjasama kami dengan http://netkom-wifi.com
selaku distributor perangkat wireless terkemuka di tanah air.
Semoga dengan adanya tulisan-tulisan di blog ini bisa membantu anda dalam memahami dunia wireless.


Regards,


Cak Mad


NB :
Pingin sih buat Blog khusus tentang Korupsi, mengingat negara kita gak bisa Maju, faktor utamanya adalah Korupsi, karena Korupsi membuat hanya Pejabat saja yang Makmur, rakyat tetap terkubur, Korupsi membuat mental pelayanan publik menjadi memble, karena Birokrat kita hanya main gaple (sambil nunggu ceperan).












Thursday, February 26, 2015

Review Radio HF Icom IC-718

Review Radio HF Icom IC-718



Ini adalah radioo HF paling ekonomis dari Icom, namun meski terbilang produk transceiver termurah Icom, kualitasnya tidak terbantahkan lagi, dari situs review eham.net, radio ini mampu meraih rating yang cukup tinggi, yakni 4.6, tidak mudah meraih poin tersebut, kami sendiri menilai radio ini cukup bagus untuk dimiliki pagi pengguna mobile maupun stasiun tetap, bagi pengguna mobile, radio ini sudah dilengkapi dengan fitur "Noise Blanker" yang berfungsi meredam noise yang ditimbulkan oleh sistem ignition kendaraan bermotor, dan terbukti fitur ini memang efektif sekali. Disamping itu bentuknya yang tidak terlalu bongsor sangat sepada untuk ditempatkan didalam mobil, dengan dilengkapi oleh oleh layar monitor yang besar, kita bisa melihatnya dengan amat jelas dan nyaman sekali. Speaker pun ditempatkan di posisi depan, dan suaranya juga nyaring sekali, sehingga pengendara bisa mendengar dengan jelas output audionya. Tombol-tombol utama yang sering dan penting digunakan diletakkan dalam panel depan sebelah kanan, seperti tombol "NB(Noise Blanker", tombol "Pre Amp", Tombol "COM (Microphone Compressor)", tombol "ATT", dan tombol split frekeunsi"A/B". Jadi pengendara cukup menekan dengan tangan kirinya, tanpa kesulitan berarti. Kelebihan lagi kita bisa memonitor running SWR meter, TX Power dan Mic Gainnya sudah selaras atau belum. Oh ya TX Power radio ini adalah 100Watt yang bisa diset turun naiknya melalui tombol menu utama. Bagi pengguna radio HF dunia, radio ini dikenal sebagai "Workhorse" atau pekerja keras, karena seperti umumnya produk Icom, radio ini dikenal cukup bandel. Pengoperasian menu dan sub menu juga cukup mudah dilakukan bahkan oleh para pengguna pemula sekalipun. Hal minus yang sering dikeluhkan adalah output audionya yang cukup berisik, namun sebenaranya bisa diakali dengan pengaturan RF Gain dan mengaktifkan fitur ATT, disertai penonaktifan fitur P.Amp. Kami beberapa kali melakukan 10-25 dengan beberapa rekan di udara, dan mereka me-report bahwa modulasi audio yang dihasilkan dari radio ini adalah medium treble, dan sangat jelas terdengar 57-59, meski sinyal yang diterima oleh lawan pengguna juga sebagian besar dipengaruhi oleh propagasi dan kedudukan dan jenis antena.
Dengan harga ekonomis IC 718 jelas tidak dilengkapi fasilitas DSP dan antena tuner built in, namun radio ini dibekali kemampuan bagi mereka yang bersedia membeli piranti DSP terpisah seperti Icom UT-106 dan external antena tuner seperti Icom AT-180, dan dijamin unit terpisah ini sangat compatible dengan IC-718 asal sesuai dengan petunjuk operasionalnya. Bagi mereka yang kecewa karena tidak adanya fasilitas antena tuner, tidak perlu resah karena IC-718 telah dilengkapi monitoring SWR, jadi kita bisa tahu kondisi antena kita sudah ngematch atau belum, apalagi external antena tuner apabila digunakan juga akan menurunkan TX power kita, dan apabila kita lalai menggunakannya malah bisa merusakkan radio dan external antena tuner secara bersamaan.

Para pengguna radio ini juga menilai bahwa dibanding produk entry level lainnya, IC-718 lebih sensitif, lebih banyak stasiun yang bisa diterima dengan baik oleh radio HF ini.Icom IC-718 sangat direkomendasikan bagi pengguna mobile, pengguna pemula atau pengguna yang sensitif terhadap harga, dan bagi mereka yang menghendaki adanya radio back up. Nah jika anda menginginkan radio ini baik bekas atau baru segera hubungi kami di www.tokopemancarfm.net.

Saturday, September 20, 2014

Wardriver dan Radio Scanner



Sebagai teknisi WIFI anda pernah menemui kata "Wardriving" kan ? Kalau belum saya jelaskan singkat di sini, Wardriving adalah aktifitas menjelajah ranah gelombang radio pada frekuensi 2.4GHz dan 5.8GHz untuk menemukan dan mengexplorasi, sukur-sukur bisa ditemukan celahnya untuk bisa dimanfaatkan, mulai dari akses internet gratis hingga masuk ke dalam sistem seseorang atau suatu instansi tertentu, jadi memang kecenderungannya agak mengandung resiko juga, terutama bagi korbannya. Apalagi kalau sang pelalu Wardriving yang jita sebut sebagai WARDRIVER ini bisa menembus database katakanlah dudangnya kartu kredit, maka kerugian materialnya bisa sangat besar sekali.

Hampir sama dengan dengan Wardriver adalah Radio Scanner, yakni seseorang yang sukanya menjelajah dunia radio juga, namun gelombang radio yang bekerja pada frekuensi sebagai berikut :

- Airband 118 - 136MHz (komunikasi penerbangan antara pilot dan tower bandara)
- Frekuensi VHF 136 - 174MHz (komunikasi masyarakat sipil dan instansi)
- Frekuensi UHF bawah 400 - 520MHz (komunikasi privat instansi)
- Frekuensi UHF atas 800 - 900MHz (komunikasi privat instansi sipil, kepolisian dan militer)
Nah bedanya dengan Wardriver adalah sang Radio Scanner hanya "menguping " pembicaraan saja tanpa berusaha untuk melakukan peberobosan atau perusakan suatu sistem komunikasi, bagi mereka bisa mendengar isi pembicaraan tersebut sangat menyenangkan sekali, mereka bisa mengetahui informasi-informasi penting seperti kondisi lalu lintas dan suatu kasus kriminal tertentu, atau lucunya mereka bisa nguping pembicaraan asmara mereka yang lagi mojok.

Senjata para Wardriver dan Radio Scanner jelas berbeda, bagi Wardriver senjata utamanya adalah laptop, WIFI adapter, dan software yang umumnya berbasis Linux operating system, sedang Radio Scanner senjata utamanya terbagi dalam 3 jenis :
- HT atau Handy Talky atau Transceiver (bisa TX dan RX sekaligus), umumnya minimal yang bisa bekerja dual band VHF dan UHF bisa merk-merk Cina yang mura seperti Weirwei, Baofeng, Fisrtcom, Wouxun dan lain-lain
- Transceiver with Wideband Receiver, seperti Yaesu VX7R, Yaesu VX8R, Icom R5, Icom R20 dan lain-lain
- Radio Scanner yang hanya bisa me-Receive saja tanpa Transmit, umumnya frekuensinya sangat lebar mulai 25MHz-hingga 1000MHz lebih namun dibekali kemampuan yang jauh lebih canggih dari kedua alat diatas seperti fitur scanninng yang sangat cepat, frekensi counter dan kemampuan untuk bisa menyadap komunikasi digital seperti yang digunakan militer dan kepolisian, merk-merk yang terkenal seperti Radio Shack, Uniden, GRE dan lain-lain, perangkat kategori ini harganya lebih mahal dari kedua perangkat diatas.

Tertarik dengan Radio Scanner ? Anda bisa menemui mereka yang tergabung dalam komunitas HOMO LESBI (Hobby Monitoring dan Males Bicara) dan bisa anda ikut Group BBM mereka yang bernama ANGKASA.
Selamat menjelajah dunia radio yang penuh pernak pernik.