Penasaran !
Itu adalah adalah alasan utama kami lakukan tes sekali lagi terhadap fitur "Super Channel" EOC 2610, kali ini kami "terpaksa" meminjam Tower satu lagi yang lebih jauh, dimana jarak antara kedua Tower sekitar 3,5Km masih di daerah Waru, Sidoarjo. Pertama kami pasang kedua Senao Engenius EOC 2610 Point to Point tanpa antena tambahan lagi, hasilnya jelek, gak bisa koneksi, langkah kedua; salah satu dari EOC 2610 kami beri tambahan antena external yakni Antena Grid Finetic Gold 24dBi, hasilnya ada perbaikan sedikit, Signal Strength -82, bisa ping tapi sering juga RTO, Langkah ketiga; satu lagi EOC 2610 kami beri antena grid, sama dengan sebelumnya adalah Grid Finetic Gold 24dBi. jadi kedua Senao ini sama-sama menggunakan Antena External Grid, hasilnya bagus juga, dimana masih menggunakan aktif super channel 2,3GHz, Signal Strength yang didapat -62 s/d -66, Noise Level -101 s/d -102, Ping bagus sekali, tanpa RTO, bahkam kami beri beban maximal 65500 byte, juga tanpa RTO, ping time antara 2-3 ms, padahal kondisi diatas tercapai. dengan kondisi kedua perangkat EOC 2610 pada Transmit Power hanya 15dBm(sekitar 31mw) dan data rate 24Mbps. Jadi hanya dengan daya kecil 31 mw pada Senao EOC 2610 yang TX Powernya bisa capai max 600mw bisa dilakukan koneksi mulus dalam rentang super channel, kesimpulan sementaranya, Pertama, Senao EOC 2160 bisa mencapai kinerja maximal apabila menggunakan antena external/tambahan, Kedua, Fitur Super Channel pada EOC 2610 cukup diandalkan dan stabil. Semoga tes kali ini bermanfaat.
Terima kasih telah berkunjung, Blog ini tercipta atas kerjasama kami dengan http://netkom-wifi.com
selaku distributor perangkat wireless terkemuka di tanah air.
Semoga dengan adanya tulisan-tulisan di blog ini bisa membantu anda dalam memahami dunia wireless.
Regards,
Cak Mad
Tuesday, November 24, 2009
Testing Super Channel Senao EOC 2610 II
Tes Antena Omni
Selagi ada kesempatan kami coba melakukan Tes Antena Omni, ada tiga buah antena omni yang ingin kami tes, Omni Lokal 13dBi, Omni OEM Import 15dBi, dan Omni Hyperlink USA 15dBi, kami pasang masing-masing antena omni tersebut dengan radio Bullet2 Ubiquity, kemudian pada jarak LoS 605 meter (Hasil pengukuran GPS), kami lakukan site survey dengan menggunakan Radio Nano Station2, hasil signal strength masing-masing adalah sebagai berikut :
- Omni Lokal 13dBi -> -73 s/d -74
- Omni OEM Import 15dBi -> -75 s/d -77
- Omni Hyperlink USA 15dBi -> -72 s/d -75
Sedang Noise Level berkisar antara -95 s/d -96
Kesimpulan sementara adalah Antena Omni Lokal 13dBi memiliki kualitas Signal Strength yang tidak kalah dengan antena Omni Import, bahkan bersaing ketat.
So ini alternatif murah namun berkualitas.

