Terima kasih telah berkunjung, Blog ini tercipta atas kerjasama kami dengan http://netkom-wifi.com
selaku distributor perangkat wireless terkemuka di tanah air.
Semoga dengan adanya tulisan-tulisan di blog ini bisa membantu anda dalam memahami dunia wireless.


Regards,


Cak Mad


NB :
Pingin sih buat Blog khusus tentang Korupsi, mengingat negara kita gak bisa Maju, faktor utamanya adalah Korupsi, karena Korupsi membuat hanya Pejabat saja yang Makmur, rakyat tetap terkubur, Korupsi membuat mental pelayanan publik menjadi memble, karena Birokrat kita hanya main gaple (sambil nunggu ceperan).












Thursday, February 19, 2009

Memperluas Area Coverage Jaringan Wireless dengan Repeater/WDS


Seringkali kita dituntut memperluas area coverage jaringan wireless yang sudah ada bagi semua pengguna, karena acapkali ada beberapa area yang belum terjamah dengan layanan nirkabel yang memang dibutuhkan, ada beberapa teknik, antara lain meningkatkan Tx power dari radio wireless yang sudah ada, dan yang kedua membuat repeater/WDS. Fungsi dari repeater ini adalah memperkuat sinyal yang sudah ada dalam rangka memperluas area jangkauannya. Kelebihan dari repeater ini adalah dia tidak memerlukan kabel lagi yang terhubung antara repeater dengan perangkat radio/akses poin sumbernya. Sebuah repeater menerima sinyal dari sebuah akses poin sumber lalu mentransmisikannya kembali tanpa merubah isi konten yang sudah ada, jadi biasanya repeater ini diletakkan di pertengahan antara akses poin dan user yang paling terjauh, so repeater ini berguna untuk mengatasi problema pelemahan sinyal (atenuasi).
Ada beberapa tip untuk mengimplementasikan repeater :
- Telitilah membeli perangkat radio wifi, pastikan dia sudah support dengan fitur repeater atau biasa disebut dengan WDS (Wireless Distribution System). Tidak semua radio wireless bisa digunakan sebagai repeater. Fasilitas WDS biasanya direkomendasikan penggunaannya ke sesama vendor/merk atau kesamaan firmware. Ada lagi fitur yang biasa disebut dengan "Universal Repeater", ini fitur istimewa, fasilitas ini bisa berkomunikasi dengan akses poin sumber meski berbeda vendor/merk. Fasilitas ini tidak banyak radio yang memiliki, sepengetahuan kita yang punya hanya Senao Engenius ECB 3220, Edimax 7206, Zinwell ZW2194, Tplink WA501, dan Minitar MWGAR.
-Posisikan repeater harus bisa menerima sinyal yang kuat dari akses poin sumber, semakin kuat sinyal yang diterima semakin bagus pula yang bisa ditransmisikannya kembali
-Konfigurasikan antara akses poin sumber dengan repeater memiliki kesamaan SSID dan Channel yang dipergunakan.
-Sebaiknya samakan type subnet IP Address antara akses poin sumber dengan repeater, juga sebaiknya gunakan IP Address statis.
-Untuk fitur WDS, masukkan MAC Address masing-masing akses poin sumber dengan repeater.
-Update firmware masing-masing radio wireless guna menghindari bug yang timbul nantinya.

Namun yang perlu dipertimbangkan ada sisi negatif penggunaan repeater yakni akan mengurangi kapasitas throughput dari jaringan wireless kita sekitar 50% nya, karena repeater harus menerima dan mentransmisikan kembali paket data dalam satu channel yang sama, akibatnya akan memperbesar kapasitas frame yang melintasi suatu jaringan nirkabel, apalagi jika kita menggunakan repeater dalam jumlah yang banyak, semakin banyak repeater semakin besar penurunannya, karena masing-masing repeater akan menduplikasikan frame yang terkirim. Anda bisa mendapatkannya di www.netkom-wifi.com

36 komentar:

Anonymous said...

siiip betul ulasannya, ini yg kucari

Balqis said...
This comment has been removed by the author.
tanya said...

pak, saya dah 1 bln punya EnGenius EOC-2610 dan Belkin Router.tp saya,sudah coba tuk instal tuk jd AP.gimana cara instalnya pak??

Cak Mad said...

Operation Modenya coba anda ganti menjadi AP (Access Point), biasanya di bagian Basic Setting

ngenetdirumah said...

pake Blue-Link BL-R30G mulai dari AP pusat hingga repeaternya bisa nggak mas?

Cak Mad said...

Kalo ada WDS nya bisa

Hendrik said...

Pak minta tolong ulas tuntas kelebihan dan kekurangan The Bullet dari ubiquiti. The bullet bisa ga yah buat wireless bridge atau WDS jarak lebih dari 15 Km? Kira-kira kalau di Ap priemere pakai antena omni dan client pakai grid bisa ga yah (pakai the bullet)? minta saran dan tutorialnya...thx

Cak Mad said...

Ok dilain waktu kita akan bahas ttg The Bullet, berbagai antena bisa digunakan dgn Bullet, kalo masalah jarak sebenarnya relatif, bisa dapet, bisa gak

Anonymous said...

sy punya buffalo WHR 54 HP dan linksys WRT54GL, yg buffalo sudah support WDS, tp yg linksys blm, stlh sy cari2 info lewat om google, katanya WRT54GL stlh diflash dd-wrt bisa WDS,
kl 2 vendor itu sy combine WDS kira2 bisa ndak ya?

rencana dua duanya mau sy upgrade dd-wrt.

iwan sulistiawan said...

Mau tanya nich.... saya ada dua buah access point yg satu Senao ECB-3220 satu lg Senao EOC-2610. saya mw tanya apa munkin salah satau AP tersebut bisa di jadikan Repeater??jika y yang mana??kl gag salah dua2nya sudah support WDS. yg jadi mslh satau lg AP utama IP nya DHCP. ap bisa saya gunakan repeater supaya signalnya bsa bagus di tempat saya??saolnya skrng ituch ada gedung sama pohon yg ngalangin jadi saya gunakan repeater. jaraknya cuma 500 meter. jika ingin lihat detailnya silahakna klik link ini....
http://i377.photobucket.com/albums/oo216/isulistiawan/projekomniunpad.jpg

Mohon petunjuknya y...saya newbie di masalah ginian

rick said...

Selamat malam PAK!saya punya Access Point linksys WRT54G dan linksys WRT54GL,apakah dengan 2 buah access point ini bisa dibuat jaringan WDS?bagaimana cara setting WRT54G dan WRT54GL agar bisa dipakai untuk membuat jaringan WDS?kalau ingin membuat jaringan WDS,pada 2 buah access point ini mana yang harus dijadikan sebagai access point utama(sumber) dan mana yang berfungsi sebagai repeater? Terima Kasih PAK!

rick said...

Selamat malam PAK!saya punya Access Point linksys WRT54G dan linksys WRT54GL,apakah dengan 2 buah access point ini bisa dibuat jaringan WDS?bagaimana cara setting WRT54G dan WRT54GL agar bisa dipakai untuk membuat jaringan WDS?kalau ingin membuat jaringan WDS,pada 2 buah access point ini mana yang harus dijadikan sebagai access point utama(sumber) dan mana yang berfungsi sebagai repeater? Terima Kasih PAK!

Cak Mad said...

ECB 3200 bisa jadi repeaater, dan EOC 2610 dgn firmware terbaru pun juga sudah support sbg repeater, pastikan antara kedua radio anda jangan ada penghalang apapun (LoS)

hasan langoday said...

Bro bagaimana Caranya kalau saya punya AP Mikrotik RB 433 dan Repeaternya mau saya pakai Lionksys WAP 54G bisa ga bos kalau bisa bagaimana cara settingnya
terima kasih

Cak Mad said...

Linksys kagak bisa Bro !

Wayan LEACK said...

pak saya baru beli eoc 2610 2 buah dan antena grid 2 hyperlink, kenbotong bisa pakek 15km pak

arjun said...

saya pelanggan netkom semua perangkat saya beli disana emang bagus layanannya kalo ada masalah dilayanin dengan sabar KALO NGAK PERCAYA SILAHKAN ANDA BELI PRODUK DISANA saya bukan promosi n saya dari Bali TAPI KALI KALI KASI SOFENIR ANTENA BAGI PELANGGAN MAS...semua tanyaa melulu kali kali beli

Cak Mad said...

Hyperlink itu sudah antena yang paling baik dan EOC 2610 itu jg punya power gede,jadi jika kondisi normal bahkan bisa diatas 15Km, dan terima kasih banyak atas pembeliannya semoga bisa membantu

afit said...

mas...saya minta cara perakitan untuk tipe engenius senao EOC 2610 mulai dari perakitan sampe connect internet ya mas...aku dah coba dari kemaren tapi ga connect-connect olong ya..mas..kalo ga mas tolong kirim aja ke emailnya saya alamatnya " teknosis_04@yahoo.com. terima kasih mas....tolong banget ya.....

Anonymous said...

cak mad, senao 2610 dah bisa universal repeater apa belum? thanks

Cak Mad said...

Sayangnya Senao EOC 2610 belum support dgn Universal Repeater

Anonymous said...

Saya pakai mikrotik rb 600 bagaimana cara meningkatkan troughput ?

Lerry said...

Thanks infonya sobat....

Anonymous said...

saya pake untuk wlan nya kok sebentar mati kalo di cobut power trus ditancepin on lagi... beberapa detik wlan mati lagi,.... kenapanya kok seperti ini,... minta pencerahan dong (saya pake internalnya aja), kalo bisa solusinya kirim email ke kangrea@gmail.com

pram19 said...

mas, kalo setting WDS point to point gmn pake D-link DWL 2100 AP? tolong sama screen shotnya ya mas, thanks be 4..sya lagi kerja praktek neh,,bingung,,,

Cak Mad said...

Untuk meningkatkan throughput ya sebisa mungkin kita harus menurunkan lost dBi yg timbul dan menghilangkan sumber-sumber interferensi yg ada

gus said...

bang wifi..aku mau tanya...apa maksud dari mode client pada senao 2610.mana lebih baik menggunakan mode AP atau Client?,..gemana cara setting terbaik untuk jarak 800meter dengan tinggi 10 meter...tolong ya...maaf..saya masih belajar mengenal wifi dan cara settingnya

Cak Mad said...

he he he he namaku Cak Mad, bukan bang wifi, Senao 2610 bisa dikonfigur baik sbg mode AP atau mode client, tergantung kebutuhan kita utk apa

allezzii said...

wah makasih nih tutorialnya.. membantu saya.

SIMOPATI said...

Cak Mad,
Saya menggunakan Engenius EOC2611P sebagai AP, Router menggunakan BL R38N, modem Speedy unlimited serta antean Omni dengan ketinggian 10 meter. Kenapa ya dipakai menggunakan laptop dengan jarak radius 50 meter ( kondisi di dalam rumah / komplek perumahan ) kok gak bisa. Rencana mau saya pakai buat 10 client.
Tolong pencerahannya.
Makasih sebelumnya.

Cak Mad said...

Memang kalau diakses di dalam rumah rumah dengan tertutup dinding yang rapat, sinyal akan mengalami penurunan, sinyal WIFI sebaiknya tanpa halangan

raditya evan said...

Gan mw tanya cara setting wds router mikrotik rb433ah dengan engenius enh200ext kok gk bisa konek. Tpi klau sesama produk engenius lancar" aja. Apa emang gk kompatible?

raditya evan said...

Gan mw tanya cara setting wds router mikrotik rb433ah dengan engenius enh200ext kok gk bisa konek. Tpi klau sesama produk engenius lancar" aja. Apa emang gk kompatible?

Cak Mad said...

Setting wds pada Mikrotik berbeda dengan akses poin merk lainnya, memiliki pentahapan yang berbeda, anda harus teliti pada setiap tahapnya.

nusat ip said...

Gan saya mau Tanya saya pakai tlwa5210g ditambah antena grid saya pasang pd ketinggian 18m st setting mode antenanya saya pakai yangexternal tapi setelah di pasang kenapa sinyalnys ha maximal paling cuma sampai 70 m di Mika antena sedang di belakangnya cuma 20m sungguh memusingkan kepala saya can label man Dari poe ke tplink 30m Dan Dari poe ke modem speedy kira2 80m ... to knp sinyal gak bids merata ya can bhkan gak bids jauh ,padahal rencana saya tplink 5210 may saya gnkmn bust point me point dg jaraj 10 km tpi yang dsekitar ah BLM berhasil JD q tunda dulu Dan caranyapun belum tau.... Mohon jawsbanya can ipnusat@gmail.com lo sempat di e-mailman jawabanya y gan....

NETKOM said...

Coba mas dites betul adaptornya yang 12Volt tersebut