Terima kasih telah berkunjung, Blog ini tercipta atas kerjasama kami dengan http://netkom-wifi.com
selaku distributor perangkat wireless terkemuka di tanah air.
Semoga dengan adanya tulisan-tulisan di blog ini bisa membantu anda dalam memahami dunia wireless.


Regards,


Cak Mad


NB :
Pingin sih buat Blog khusus tentang Korupsi, mengingat negara kita gak bisa Maju, faktor utamanya adalah Korupsi, karena Korupsi membuat hanya Pejabat saja yang Makmur, rakyat tetap terkubur, Korupsi membuat mental pelayanan publik menjadi memble, karena Birokrat kita hanya main gaple (sambil nunggu ceperan).












Sunday, December 16, 2012

Membuat Pemancar Radio Komunitas



Mari Membangun Pemancar Radio FM Komunitas

Tahukah anda bahwa gelombang radio FM pada posisi 107.7, 107.8, dan 107.9 sudah dibebaskan dari gelombang radio FM untuk komersiil. Radio komunitas, sesuai definisi dari Wikipedia, adalah stasiun siaran radio yang dimiliki, dikelola, diperuntukkan, diinisiatifkan dan didirikan oleh sebuah komunitas. Jadi memang radio ini tidak ditujukan untuk kegiatan komersial. Untuk tujuan komersial, ada channelnya sendiri yang lebih lebar (88 – 107 Mhz).Jadi anda yang berminat untuk membuat pemancar Radio FM komunitas bisa menggunakan channel-channel diatas (107.7, 107.8, dan 107.9) sebagai pilihan untuk menyalurkan bakat broadcasting anda. Memang tidak seperti WIFI yang beroperasi pada frekuensi 2.4GHz yang tidak memerlukan prosedur izin yang birokratis, pada radio komunitas FM anda memang diwajibkan untuk mengajukan izin secara tertulis (dengan mengambil formulir pendaftaran di kantor KPI di daerah anda) sesuai dengan syarat-syarat yang berlaku, tapi asal anda mematuhi ketetapan-ketetapan yang ada, maka anda dibebaskan dari biaya-biaya yang mengikat sebagaimana radio FM komesiil. Apalagi saat ini perangkat untuk radio FM komunitas sudah mulai terjangkau harganya. Dengan biaya kurang dari Rp 4 juta rupiah anda sudah bisa memperoleh perangkat pemancar FM Exciter mulai daya 20 Watt hingga 40 Watt, Antena type Telex atau Hustler, dan kabel coaxial sepanjang 30 meter. Disini kita bisa membuat skenario membangun Pemancar FM komunitas dengan daya 25Watt, kabel coaxial 30 meter yang terhubung ke antena jenis Telex 5/8 sebagaimana gambar diatas, antena Telex 5/8 memang cocok untuk pemancar komunitas dengan daya rendah, dengan alasan :
- Antena Telex 5/8 memiliki karakter Omnidirectional yang memancarkan radiasinya ke segenap arah atau 360 derajat.
- Antena ini memiliki kelebihan ditaruh pada daerah yang berbukit-bukit atau daerah yang banyak dikelilingi gedung tinggi. Memang radio FM termasuk kategori UHF yang rentan terhadap halangan, tapi dibanding dengan jenis lain misal Omb, antena Telex jelas lebih unggul terhadap halangan, tapi prinsip Line Of Sight (LoS) harus tetap dipegang, jadi letakkan antena anda pasa posisi tertinggi yang anda sanggup, maka jangkauannya juga akan lebih jauh lagi. Ada adagium diantara penggiat radio, lebih baik memasang antena dengan gain dB rendah pada tower yang tinggi daripada memasang antena dB besar pada tower yang pendek. Meski begitu gelombang UHF seperti FM ini punya keunggulan yakni tidak mudah terganggu oleh interferensi perangkat listrik dan atmosfer dibanding dengan gelombang radio yang lebih pendek atau biasa disebut HF.
-  Antena Telex mudah dalam proses produksi, karenanya harga juga relatif lebih murah dan hemat.

 Nah setelah itu anda bisa meletakkan antena Telex pada tower yang tinggi, batasan regulasi untuk radio FM komunitas adalah maksimal 25 meter (koreksi bila saya salah), namun ketinggian tower 25 meter bagi saya pribadi sudah amat tinggi sekali bagi stasiun radio komunitas, dengan daya pemancar atau exciter 25 Watt anda bisa memperoleh jangkauan 3 s/d 20 Km. Pada bagian atas tower atau tiang adalah Antena Telex kemudian turun kebawah berupa kabel jenis coaxial jenis RG8 - 50 Ohm, namun untuk pemancar atau exciter daya yang lebih besar dari 100 Watt sebaiknya anda direkomendasikan menggunakan kabel dengan type Heliax karena lebih tahan panas. Begitu juga dengan antena, apabila anda menggunakan exciter dengan daya besar, antena juga harus sesuai dan siap untuk dibebani dengan daya besar, sewaktu pembelian sebaiknya konsultasikan dengan penjualnya. Lalu kabel turun kebawah masuk ke perangkat pemancar, yang biasanya perangkat ini terdiri dari Exciter, Stereo Coder dan Booster. Ingat sambungan kabel ke antena dan ke perangkat pemancar harus terpasang rapat dan tidak kendor, guna menghindari merembesnya gelombang pemancar yang berakibat tidak maksimalnya kinerja bahkan bisa lebih buruk lagi merusak perangkat anda. Keluaran atau output dari perangkat pemancar ini adalah audio yang bisa diteruskan ke perangkat Mixer, namun jika anda terkendala oleh biaya untuk membelinya, anda bisa menggunakan Komputer, perangkat Mixer bisa digantikan oleh software-software yang banyak kita jumpai di internet. Sebagai media player pada komputer, anda bisa menggunakan WinAmp, VLC Player atau Campcaster jika anda menggunakan sistem operasi Linux, namun apabila anda masih menggunakan sistem operasi Windows, saya menemukan software yang memang didesain untuk broadcast radio yang amat istimewa adalah software ini adalah GRATIS disamping itu adalah kemudahan dalam menggunakannya (lebih mudah dibanding software broadcast radio yang pernah saya temui), anda bisa mendownloadnya di : http://www.eternity.gr/download.html.
Saya pernah coba Eternity dibanding dengan media player seperti WinAmp dan VLC Player, ternyata output suaranya lebih jernih (kelihatannya software ini memang didesain khusus untuk broadcast) dan ini ternyata bisa didapat dengan meminimalisir noise yang ada, apalagi jika anda menggunakan sound card yang berkualitas dengan harga minimal Rp 500.000, hasilnya jauh lebih bagus.Setelah menggunakan Eternity beberapa bulan, sayangnya Eternity kurang stabil, dan sebaiknya menggunakan Windows XP.
Bagi anda yang berkantong cukup tebal sebaiknya perangkat Mixer merupakan kelengkapan wajib, atau lebih lengkap lagi adalah Audio Prosesor, Audio Kompresor, dan Audio Equalize (perangkat ini berfungsi untuk mengatur audio yang keluar, meratakan suara dan mengatur balance bass/treeble/middle). Namun biayanya juga harus dipikirkan lebih mendalam lagi. Dengan perangkat audio diatas maka suara yang dihasilkan juga lebih bagus dan jernih. 
Saat menulis tulisan ini musim hujan baru satu bulan mengguyur kota kami, disini kami mulai panen perangkat yang rusak akibat petir, cara menghindarinya adalah simple, matikan perangkat pemancar dan copot kabel dari antena yang menuju ke perangkat pemancar disaat waktu hujan yang bertendensi petir.  Kalau mau lebih canggih lagi dengan tidak mengganggu siaran anda, adalah anda harus membangun sistem proteksi petir dan grounding yang lebih baik pada lokasi pemancar anda, yang tentunya akan makan biaya yang tidak sedikit pula.
Untuk kualitas perangkat pemancar FM Exciter anda bisa membelinya di www.netkom-wifi.com, dimana kami amat teliti dalam memilih komponen yang tepat, misal untuk modul PLL dan MPX Stereo jelas kami berusaha untuk yang memilihkan yang terbaik buat anda. Begitu juga dengan antena yang digunakan, kami harus mendesainnya agar matching atau sesuai dengan frekuensi yang dipilih agar terhindar dari arus balik yang ujung-ujungnya akan merusak perangkat pemancar anda.


Simon, 082230617275

Sunday, May 29, 2011

Engenius ESR-6650


Pada kesempatan kali ini kita memperkenalkan Engenius ESR-6650, 3G Router WIFI buatan pabrikan Engenius dari Taiwan ini memiliki bentuk fisik yang mungil, dilengkapi dengan 2 port Ethernet untuk LAN dan 1 port Ethernet untuk WAN, 1 port USB diperuntukkan bagi Modem USB HSDPA atau EVDO. MEski kecil performance bagus sekali, kami pernah melakukan test koneksi ke Internet melalui Modem HSDPA selama 53 jam atau 2 hari lebih tanpa putus koneksi ke internet non-stop, hasilnya sedlit sekali ping yang mengalami RTO, dibawah 1 %, kondisi Engenius ESR-6650 masih cukup baik, dengan panas yang masih bisa ditoleransi.
Dibandingkan merk lainnya 3G Router yang beralamatkan default 192.168.0.1 ini lebih banyak mensupport berbagai merk Modem, namun sayangnya dibanding merk TP-Link cara setup-nya agak lebih sulit. Wizard yang ada hanya untuk meng-configure akses internet dari interface WAN, bukan mengkonfigurasi akses internet dari Modem USB. Untuk setup internet dari Modem yang ber-interterface-kan USB, anda harus membuka menu "Internet" di sebelah kiri, kemudian klik "3G" dibagian atas paling kanan, lalu isikan data-data dari provider yang anda gunakan seperti APN Code, Dial Number, Username dan Password, sedang untuk PIN Code bisa anda kosongi, sedang kolom yang lain dibiarkan default saja, terakhir klik connect. Sebelumnya pastikan indikator LED 3G pada ESR-6650 telah nyala berwarna biru, artinya ESR-6650 siap mengoperasikan Modem USB anda.
Engenius ESR6650 juga memiliki fitur yang lengkap, seperti aplikasi keamanan yang sudah memproteksi jaringan kita dari DoS Attack, ada juga fitur DMZ, IP Filter yang membatasi client dengan IP Address tertentu untuk mengakses internet, URL Filter yang membatasi situs-situs tertentu untuk bisa diakses, URL Filter ini juga sudah mendukung keyword URL, jadi URL yang berdasar keywird tertentu tidak akan ditampilkan. Menariknya pula Wireless 3G Router ini memiki fitur QoS (Quality of Service) yang cukup lengkap, yakni bisa mengatur berdasar Priority Queue, atau type protocol tertentu yang lebih diprioritaskan, misal FTP, SMTP, POP3, Telnet dan lain-lain. Kemudian juga bisa mengatur alokasi Bandwidth berdasar range IP Address ataupun juga Port Range-nya.
Nah siapa yang tidak tertarik untuk membelinya di www.netkom-wifi.com. Meski harga lebih mahal dari merk TP-Link, namun seperti orang bilang ada harga ada rupa.